Toko Buku Online
Katalog
dw Bisa download
Investasi

Dapatkan Gratis
The Masterpiece

Deskripsi

Investasi saham adalah investasi REALSadarkah anda bahwa setiap hari anda memiliki rutinitas sebagai konsumen produk hasil produksi perusahaan terbuka (Tbk.). Coba anda flashback kegiatan keseharian anda mulai bangun tidur sampai beranjak tidur kembali, maka akan anda sadari bahwa sepertinya tidak mungkin anda menghindari produk perusahaan Tbk.Mulai bangun tidur anda turun dari ranjang dan menginj… [more]


Rp. 55,000 Rp.55,000
Deskripsi

Investasi saham adalah investasi REAL


Sadarkah anda bahwa setiap hari anda memiliki rutinitas sebagai konsumen produk hasil produksi perusahaan terbuka (Tbk.). Coba anda flashback kegiatan keseharian anda mulai bangun tidur sampai beranjak tidur kembali, maka akan anda sadari bahwa sepertinya tidak mungkin anda menghindari produk perusahaan Tbk.


Mulai bangun tidur anda turun dari ranjang dan menginjak lantai keramik rumah anda. Tahukah anda bahwa keramik itu ternyata hasil produksi salah satu pabrik keramik Tbk seperti keramik Essenza produksi PT. Inti Keramik Alam Asri Industri Tbk (IKAI), Arwana Citra Mulia Tbk (ARNA) atau bisa juga produk Mulia Industrindo Tbk (MLIA). Kemudian anda bersih-bersih diri di kamar mandi anda dengan closet, keran dan aksesoris lainnya buatan Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO), anda mandi dengan sabun baik itu Dove, Lux atau Lifebuoy, shampo Clear dan anda gosok gigi dengan Close Up maupun Pepsodent, itu semua produk dari Unilever Indonesia Tbk (UNVR).


 Kemudian anda sarapan roti tawar sari roti produksi Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) dengan margarin merk Blue Band (UNVR) jika kebetulan anda sukanya air putih Cleo itu juga produksi Sariguna Primatirta Tbk (CLEO). Kemeja kerja anda kemungkinan benangnya dibuat oleh perusahaan tekstil Indo-Rama Syntetics Tbk (INDR), Tifico Fiber Indonesia Tbk (TFCO) atau Asia Pacific Fibers Tbk (POLY).


Bahan benang dari perusahaan tekstil itu kemudian ditenun dan dijadikan pakaian oleh perusahaan garmen seperti Sritex (SRIL) dan Pan Brothers Tbk (PBRX).


Selesai sarapan anda berangkat ke kantor mungkin menggunakan motor Vario atau mobil Toyota produksi Astra International Tbk (ASII) bisa juga mobil Suzuki Ertiga yang dipasarkan Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS). Berangkat kerja anda melalui tol yang dibangun oleh kontraktor konstruksi BUMN macam Adhi Karya (ADHI), Waskita Karya (WSKT) dan Wijaya Karya (WIKA) dengan menggunakan semen produksi Semen Indonesia Tbk (SMGR), Semen Baturaja Tbk (SMBR), Holcim Indonesia Tbk (SMCB) maupun semen hasil produksi Indocement Tunggal Prakarsa (INTP). Begitu keluar tol anda disambut gerbang pintu tol exit untuk membayar biaya tol kepada pengelola tol Jasa Marga (JSMR).


Anda masuk gedung kerja anda yang megah yang ternyata hasil karya kontraktor bangunan Total Bangun Persada Tbk (TOTL) dengan kaca berkilauan produksi Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG). Duduk di meja kerja dan memulai aktivitas kerja dengan memanfaatkan teknologi informasi garapan Metrodata Electronics Tbk (MTDL) lalu berkomunikasi dengan rekan kerja lewat handphone yang didistribusikan oleh Erajaya Swasembada (ERAA).


Tibalah waktu istirahat siang. Anda menikmati santapan makan siang anda dengan nasi yang dimasak dari beras merk Topi Koki produksi Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), sayur yang dimasak dengan bumbu Racik Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan lauk yang digoreng dengan minyak goreng Bimoli produksi Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), Sania produksi Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) dan Filma produksi Sinar Mas Agro Resources & Technology Tbk (SMAR)


Minyak goreng itu sendiri diolah dari CPO perkebunan sawit milik Astra Agro Lestari Tbk (AALI), Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA), PP London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP), Bakrie Sumatera Indonesia Plantations Tbk (UNSP), Sampoerna Agro Tbk (SGRO), Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) dan masih banyak lagi perusahaan perkebunan lainnya yang berbentuk perusahaan Tbk.


Sepertinya cukup.. Saya tidak perlu lagi menjabarkan produk-produk yang dihasilkan perusahaan Tbk. Penjelasan di atas semestinya cukup untuk memberikan gambaran kepada anda betapa investasi di saham itu adalah investasi yang real alias nyata.


Pertanyaannya sekarang adalah apakah anda hanya mau menjadi konsumen saja dari perusahaan-perusahaan Tbk tersebut? Seharusnya tidak. Jika kita selaku konsumen bisa membuat perusahaan tersebut menjadi semakin ‘kaya’ kenapa kita tidak mau ikut menikmati hasil mereka.


Jadilah investor.. Jadilah salah satu pemilik saham perusahaan di atas..


BE INVESTOR NOW!!!