Ebook gratis
Toko Buku Online
Katalog
dw Bisa download
Deskripsi

Hubungan percintaan manusia terkadang gueah dan tidak bisa kita nalar dengan pikiran normal. Karena terlalu gueahnya, kadang-kadang sampai tidak bisa diceritakan dengan bahasa yang baik dan benar. Romeo dan Juliet yang dikisahkan di negeri antah berantah sana, yang dikabarkan oleh Mbah William Shakespeare sampai-sampai bunuh diri demi sesuatu yang namanya cinta, Sam Pek dan Eng Tai di neger… [more]


Rp. 50,000 Rp.10,000
Deskripsi

Hubungan percintaan manusia terkadang gueah dan tidak bisa kita nalar dengan pikiran normal. Karena terlalu gueahnya, kadang-kadang sampai tidak bisa diceritakan dengan bahasa yang baik dan benar. Romeo dan Juliet yang dikisahkan di negeri antah berantah sana, yang dikabarkan oleh Mbah William Shakespeare sampai-sampai bunuh diri demi sesuatu yang namanya cinta, Sam Pek dan Eng Tai di negeri China sana, yang kabarnya juga melakukannya sampai berdarah-darah pula. Di Betawi, Romi dan Yuli pun tak mau kalah. Tidak tahu kalau di Jawa si Warto sama Warti juga sampai nangis-nangis apa tidak, yang jelas mereka mencetak sejarahnya di daerah mereka sendiri-sendiri. Namun demikian, perbandingan jumlah laki-laki dan perempuan di dunia ini tidak proporsional, sehingga ada sebagianorang dari masyarakat yang adil dan makmur ini tidak kebagian jatah menerima pasangan untuk bercinta. Merekalah orang-orang yang dalam bahasa kaga kerennya disebut sebagai jomblo. Jomblology, atau ilmu mengenai perjombloan adalah ilmu yang misterius dan mencengangkan bagi banyak orang. Darihipotesa-hipotesa yang muncul, perlu dilakukan penelitian lebih dalam mengeni perjombloan, yang akhirnya nanti akan menghasilkan ilmu pengetahuan yang tak ubahnya sebagai bahan untuk merenungi kehidupan sosial yang minor namun mayor ini. *hueks* Santai atau seriusnya isi buku ini tergantung dari cara anda melihatnya. Dari sudut pandang yang berbeda, buku ini bisa menyebabkan segala sesuatunya menjadi sangat serius, namun bagi orang yang mau melihatnya secara terbuka, buku ini akan membawa anda ke dalam situasi yang santai, bahkan bisa sangat menyenangkan. Yang jelas, bahasan yang ditulis dalam buku ini dipaparkan apa adanya tanpa ada sesuatu yang dihalang-halangi atau ditutup-tutupi. Pada perjalanannya, dipilihlah bahasa sehari-hari sebagai cara untuk menyampaikan isi dari pikiran penulis. Susah sih kalau makai bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kalau buku ini nyebar di internet dan akhirnya dilihat dan diteliti tata penulisan bahasanya, bisa ditangkap sama Polisi EYD (Ejaan Yang Disempurnakan ). Buku ini sebenarnya tidak memiliki kebenaran yang jelas, banyak sekali cerita atau pengalaman yang diambil dari kisah-kish yang fiktif, imajinatif, sehingga perlu dibedakan identitas kata ?gua? dengan identitas penulis. Buku ini ditulis tanpa mengikuti kaidah-kaidah secara ilmiah, dan sebagian besar paparan yang ada adalah berupa pemikiran dari penulis dan juga dari sumber-sumber lain dari penglihatan, percakapan dan pembacaan dari lingkungan nyata maupun dari dunia maya. Sanggahan bisa diterima apabila ada data lain yang lebih akurat yang bisa digunakan dan lebih bisa dibuktikan kebenarannya. Tak lupa, di dalam buku ini banyak sekali tulis yang diambil dari berbagai sumber, yang akaga sulit bagi penulis untuk melacak sumberaslinya, karena penyebaran informasi salah satunya melalui internet yang begitu cepat, dan cukup mudah untuk melakukan copy, paste, atau forward email. Namun demikian, di balik tulisan-tulisan ‘anonymous‘ tersebut tentu saja pasti ada seseorang yang membuat dan menyusunnya ke dalam kata-kata. Oleh karena itu, penulis mengucapkan banyak terima kasih, yang tidak bisa diungkapkan. Dan gua tulis gedhe-gedhe ejaannya S-E-K-S,dah puas belom?!!! PUAS? PUASS??? Lha kalau orang hidup berpasangan itu salah satunya mau melakukan apa toh pada akhirnya? Melakukan seks kan? Percaya kaga? Kalau kaga percaya ya kaga apa-apa, gitu aja kok freeport. Lalu darimana muncul kata jomblo? Temen gua yang dari luar negeri sampai menanyakan kepada gua, ?Jomblo itu makanan apa sih?? ?Jomblo itu ketela yang diparut, terus dikasih gula dikepalkepal bulet lalu digoreng...? ?Oooh itu ya? Kalau begitu besok pulang Jogja oleh-olehin jomblo satu bungkus ya?? ?Kaga muat bungkusnya, ada karung goni 100 kiloan kaga?? ?Jangan dong, kan mau gua buat celana?? ?Hush...!!! Udah deh, ntar tak jelasin arti jomblo. Nomor HP lu berapa? Ntar gua SMS deh...? *penulis ngacir sambil cari kesempatan flirting karena yang nanya lawan jenis yang lumayan cakep* Menurut pengamatan gua sendiri yangmemang dulunya akaga kuper, kurang gaul dan kaga penting, kata yang dieja sebagai J-O-M-B-L-O ini muncul pada awal akhir abad 20 dan sering digunakan pada awal abad 21 untuk menggambarkan orang yang lagi kosong melompong alias lagi tidak punya pacar, gacoan, gebetan, atau hewan sejenis. Kaga tahu, nenek buyut dulu dah kenal istilah jomblo belum ya? Banyak istilah-istilah yang bisa dikategorikan ke dalam istilah jomblo, tergantung bagaimana dengan mood dan tingkat ketegaan yang memberi istilah. Berikut ini hasil wawancara penulis dengan beberapa orang dari negeri antah berantah. Hasiholan, Medan ?Bah, kau jangan macam macam sama gua!!! Kau menyindir gua ya? Gua ada pariban gitu loh? *Batak gaul* Euis, Mbanten ?Akang masih jomblo, ya, Euis mau tuh...? *ngacir* Diori, Yogyakarta ?Jomblo niku nopo to abang?? *waduh, sampeyan ki pripun to?* Marthinus, Papua ?Kaka tanya ko pu istilah jomblo? Tra tau kaka... Kaka su makan kah? Sa traktir boleh...? *kenyang* Ada yang memberi istilah jomblo itu adalah orang yang masih ingin sendiri, ada yang mengatakan jomblo itu adalah orang yang belum menemukan pasangan yang cocok. Ada pula yang mengatakan lebih ‘biadab‘ lagi, yang mengatakan bahwa jomblo itu adalah orang yang kaga lakulaku. Tapi gua juga yakin sebenarnya lu juga sudah tahu atau sedikit nyambung sebelumnya mengenai istilah jomblo. Jomblo merupakan fenomena yang cukup umum, dan sudah ada sejak dahulu kala. Cuma masalah nomenklaturnya saja yang diganti menjadi akaga gaul dikit. Sebagai clue, padanan kata dari kata jomblo adalah kata lajang atau kata bujang. Jomblo mean single bro!Sendiri? Iya, jomblo mean orang yang sendiri, tidak memiliki teman kencan. Di negeri barat sono, istilah singlebagi seorang cowok adalah disebut sebagaimana dalam kata adalah dengan istilah bachelor dan bagi seorang cewek diberikan sebuah panggilan yaitu bachelorette, atau dalam istilah tradisionalnya di sana disebut sebagai spinster. Kesendirian dapat terjadi pada setiap orang yang masih membujang dan mencari pasangan, namun tidak atau belum menemukan pasangan kencan, atau juga bagi seseorang yang hubungannya baru saja terputus, misalnya putus atau bercerai. Fakta terkait menyatakan bahwa banyak orang yang membujang dan tinggal sendiri, memelihara hewan peliharaan untuk dijadikan sebagai pengisi waktu. Yang lebih stress lagi, mencari padanan kata dalam bahasa Latin. Kata ?single? dalam bahasa latin adalah agamus, malah lebih ke arah sumber kata agama dong, sedangkan kata ?satu? dalam bahasa latin, padanan katanya adalah aliquis, una, unum, dan unus.

Customer Reviews

Pengembalian / Penukaran

Produk adalah dalam bentuk digital yang dapat diperoleh via download atau hanya bisa dibaca via aps sesuai keterangan produk. Garansi kepuasan 3 hari uang kembali.

Ebook terkait

© 2016, Karyavirtual