Blog KaryaVirtual

Manfaat Marketing Automation untuk B2B & B2C

July 12, 2016 Digital Marketing 0
img marketing automation

marketing automation

Marketing automation.  Saat ini dengan hadirnya dan meluasnya akses internet dimana-mana,   merubah perilaku  calon pelanggan dalam membeli produk dan jasa. Mereka  mencari informasi seluas-luasnya perihal produk atau jasa yang mereka akan beli sebelum berbicara dengan penjual atau melakukan transaksi.

Sehingga dalam tahapan pembelian tersebut penting bagi perusahaan/penjual untuk hadir dan memberikan informasi dan mempengaruhi calon pembeli dalam pengambilan keputusan.

Dalam membangun komunikasi dengan pelanggan tersebut tentu akan sangat menyita waktu  bila seluruhnya dilakukan secara manual. Untuk itu, ada teknologi yang dapat membantu meningkatkan efisiensi dan efektivitas nya,  teknologi itu adalah marketing automation.

Mungkin terpikir beberapa pertanyaan berikut dalam benak kita:

Apa itu marketing automation?

Mengapa teknologi otomasi marketing tersebut banyak di bicarakan saat ini?

Apakah otomasi marketing relevan untuk B2B atau B2C?

Apa saja fitur nya?

“Without marketing automation, you are just guessing – just hoping that people will take the bait and be ready to buy your products. Statistics show that buyers don’t do that. They want to learn at their own pace and be reached when they need more information or are ready to buy. A well-constructed marketing automation strategy makes that a reality.”
– John McTigue, Kuno Creative

Apa itu marketing automation

Marketing automation adalah teknologi yang memungkinkan perusahaan mengotomasi dan juga mengukur aktivitas digital marketing tersebut sehingga dapat meningkatkan penjualan namun juga meningkatkan efisiensi digital marketing.

Relevansi otomasi marketing pada B2B dan B2C

Marketing automation pada B2B relevan dalam hal lead nurturing, lead scoring dan lead life-cycle management. Sementara pada B2C relevan dalam cross selling, up selling dan customer loyalty.

Nurture Leads pada B2B diperlukan untuk pelanggan potensial yang belum siap untuk membeli. Rata-rata hanya 20% leads yang siap untuk membeli, sedangkan sisanya perlu di kelola (nurture) untuk mengarahkan  hingga mereka siap untuk membeli. Dari statistik, nurturing leads dapat meningkatkan 50% penjualan dengan cost per lead 33% lebih hemat.

Dalam konteks B2C dan juga B2B, marketing dapat digunakan untuk cross selling, up selling dan customer loyalty. Pada sebagian besar industry, value dari customer dapat diperoleh dari  memelihara dan mengeratkan relasi dengan pelanggan dengan lebih baik. Dalam hal ini termasuk menjual produk yang sama lebih banyak (up-sell), menjual produk lainya (cross-sell) dan juga customer loyalty dan retention.

Apa saja Fiturnya?

Fitur-fitur teknologi otomasi tersebut mencakup email marketing, landing page, landing form, campaign management , lead nurturing, lead scoring, lead life cycle management, CRM Integration dan dan marketing analytics.

Demikian sekelumit tentang apa dan manfaat dari marketing automation bagi bisnis Anda.

 

Lapaknya digital konten: http://www.karyavirtual.com

Jasa digital transformasi dan marketing: http://bi3.co.id

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *